Ajaran
Konghucu tentang Tuhan,Keimanan dan Hidup setelah mati
Ø
Ajaran
tentang Tuhan
Agama Konghucu adalah agama monoteis,percaya hanya pada satu
Tuhan, yang biasa disebut Thian(Tuhan Yang Maha Esa) atau Shang Ti(Tuhan Yang
Maha Kuasa). Tuhan dalam konsep Konghucu tidak dapat diperkirakan dan tetap.
Dalam kita Yijing dijelaskan bahwa Tuhan itu maha sempurna dan maha
pencipta(Yuan),Maha menjalin,Maha menembusi dan maha Luhur(heng):Maha Pemberi
Rahmat dan Maha Adil(Li), dan Maha Abadi Hukumnya(Zhen).
Selain
Thian atau Shang Ti ada kata lain yang berkaitan dengan agama Konghucu yaitu
Thian Li(hukum-hukum dan peraturan yang bersumber dari Thian atau firman Tuhan
dan Thian Ming(sesuatu yang telah dijadikan atau telah terjadi).
Ø
Ajaran
Tentang Keimanan
Iman itu adalah jalan suci Tuhan(Thian);berusaha memperoleh
iman itulah jalan suci yang memperoleh iman ialah orang yang telah memilih
kepada yang baik lalu didekap erat-erat/kokoh,tidak akan terlepas.
Dalam
agama Konghucu ada yang disebut pengakuan iman,diantarannya ada 8 yaitu:
- Sepenuh Iman kepada Tuhan YME
- Sepenuh Iman menjunjung
kebajikan
- Sepenuh Iman menegakkan firman
gemilang
- Sepenuh Iman adanya Nyawa dan
Roh
- Sepenuh Iman memupuk Cita
Berbakti
- Sepenuh Iman mengikuti Genta
Rohani Nabi Kongzi
- Sepenuh Iman memuliakan Kitab
Shu SI dan WU JING
- Sepenuh Iman Menempuh Jalan
Suci
Ø
Ajaran
Tentang Hidup Setelah Mati
Dalam agama Konghucu ajaran hidup setelah mati direfleksikan
melalui pemujaan arwah nenek moyang yang merupakan tradisi bagi bangsa Tionghoa
sejak masa sebelum Kongfuse. Tradisi tersebut dikukuhkan oleh Kongfuse karena
dipandangnya suatu sumber asasi baik nilai-nilai lainnya.
Karakteristik umum dalam agama orang China pada masa
Konfusius adalah penyembahan leluhur yang artinya pemujaan roh-roh orang mati
oleh kerabatnya yang masih hidup. Mereka percaya bahwa kelanjutan kehidupan
roh-roh leluhurnya tergantung dari perhatian yang diberikan oleh para
kerabatnya yang masih hidup. Mereka juga meyakini nahwa para roh tersebut dapat
mengendalikan peruntungan keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar