Selasa, 22 Mei 2012

resume topik 9



Ajaran Konghucu tentang Tuhan,Keimanan dan Hidup setelah mati
Ø  Ajaran tentang Tuhan
Agama Konghucu adalah agama monoteis,percaya hanya pada satu Tuhan, yang biasa disebut Thian(Tuhan Yang Maha Esa) atau Shang Ti(Tuhan Yang Maha Kuasa). Tuhan dalam konsep Konghucu tidak dapat diperkirakan dan tetap. Dalam kita Yijing dijelaskan bahwa Tuhan itu maha sempurna dan maha pencipta(Yuan),Maha menjalin,Maha menembusi dan maha Luhur(heng):Maha Pemberi Rahmat dan Maha Adil(Li), dan Maha Abadi Hukumnya(Zhen).
Selain Thian atau Shang Ti ada kata lain yang berkaitan dengan agama Konghucu yaitu Thian Li(hukum-hukum dan peraturan yang bersumber dari Thian atau firman Tuhan dan Thian Ming(sesuatu yang telah dijadikan atau telah terjadi).

Ø  Ajaran Tentang Keimanan
Iman itu adalah jalan suci Tuhan(Thian);berusaha memperoleh iman itulah jalan suci yang memperoleh iman ialah orang yang telah memilih kepada yang baik lalu didekap erat-erat/kokoh,tidak akan terlepas.
Dalam agama Konghucu ada yang disebut pengakuan iman,diantarannya ada 8 yaitu:
  1. Sepenuh Iman kepada Tuhan YME
  2. Sepenuh Iman menjunjung kebajikan
  3. Sepenuh Iman menegakkan firman gemilang
  4. Sepenuh Iman adanya Nyawa dan Roh
  5. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti
  6. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi
  7. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Shu SI dan WU JING
  8. Sepenuh Iman Menempuh Jalan Suci
Ø  Ajaran Tentang Hidup Setelah Mati
Dalam agama Konghucu ajaran hidup setelah mati direfleksikan melalui pemujaan arwah nenek moyang yang merupakan tradisi bagi bangsa Tionghoa sejak masa sebelum Kongfuse. Tradisi tersebut dikukuhkan oleh Kongfuse karena dipandangnya suatu sumber asasi baik nilai-nilai lainnya.
Karakteristik umum dalam agama orang China pada masa Konfusius adalah penyembahan leluhur yang artinya pemujaan roh-roh orang mati oleh kerabatnya yang masih hidup. Mereka percaya bahwa kelanjutan kehidupan roh-roh leluhurnya tergantung dari perhatian yang diberikan oleh para kerabatnya yang masih hidup. Mereka juga meyakini nahwa para roh tersebut dapat mengendalikan peruntungan keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar